Yang disampaikan selaku anggota BP MPR RI Utusan Daerah Sumber Fraksi PBB dan kemudian FUO dalam forum MPR RI oktober 1999 maret 2002
Sastra lisan itu menjadi tonggak awal ketika orang mengenal sastra. Awal sastra lisan dari mulut ke telinga. Realitas sastra lisan ini, memiliki keunikan tersendiri. Terlebih lagi bila memahami sastra lisan dari kacamata antropologi. Antropologi sastra lisan memandang bahwa sastra lisan menjadi sebuah etnografi kehidupan. Di dalamnya terdapat tambang emas kehidupan. Maka menikmati sastra lisan …
Indeks.
Yang diterima : jil. 1