Buku ini berisi cerita dan pengalaman Al Busyra Basnur, seorang diplomat senior di Kementerian Luar Negeri RI. Cerita dalam buku ini memuat pengalaman Al Busyra Basnur ketika menyelenggarakan kegiatan diplomasi publik, baik di dalam maupun di luar negeri. Dalam buku ini dijelaskan pula peran masyarakat Indonesia sebagai partner strategis pemerintah turut serta berkontribusi dalam diplomasi publ…
Buku ini pada awalnya disiapkan sebagai kado menjelang purna bakti yang Bustanuddin Agus (BA) memasuki usia 70 tahun, namun sepekan usai purnabakti yang bersangkutan telah lebih dahulu wafat tepatnya 9 September 2018, buku setebal 474 halaman ini menggambarkan konsistensi yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas sebagai dosen di FISIP Unand dan memperjuangkan nilai-nilai kebenaran kendati har…
Teks dalam bahasa Indonesia, diterjemahkan dari bahasa Inggris
Turki adalah suatu dikotomi. Orang yang pernah tinggal di sana, akan merasakan betapa tajamnya dikotomi-dikotomi politik dan kebudayaan, konservatif dan liberal, pemerintah dan oposisi, Timur dan Barat, agnostik dan religius, nasionalisme dan liberal, Islamisme dan sekularisme. Terdapat banyak cultural ghettos yang mendikotomikan masyarakat Turki dan menjadi runcing satu sama lain di ranah poli…
Membahas tentang Kedaulatan Indonesia dari berbagai perspektif, mencakup politik, ekonomi, dan sosial budaya. Pembahasan difokuskan pada berbagai isu, yaitu pengelolaan pertahanan negara dan pemeliharaan rasa kebangsaan di wilayah perbatasan, ketergantungan perekonomian penduduk perbatasan terhadap negara tetangga dan upaya yang dilakukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi, pemenuhan kebutuh…
Judul asli : The chrysanthemum and the sword
Diterbitkan atas kerjasama dengan Penerbitan Universitas Sanata Dhrama
Buku ini sebagai lanjutan buku Rusli Amran : Sumatra Barat, hingga Plakat Panjang, Sinar Harapan, 1981
Soviet dan Amerika bersama sekutunya telah membebaskan Semenanjung Korea dari penjajahan Jepang. Di tanah Gingseng kedua negara penakluk itu membentuk pemerintahan sementara di wilayahnya masing-masing. Soviet menyebarkan paham komunis di utara, sementara Amerika sangat antikomunis menguasai selatan. Tapi perbedaan ideologis di kedua wilayah tersebut berujung konflik yang dalam, membawa Korea p…