Text
Desain Kelembagaan Collaborative Governance Dalam Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Kota Sawahlunto
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kolaborasidesain kelembagaandalam mitigasi bencana longsor di Kota Sawahlunto telah berlangsung secara faktual,namun masih bersifat parsial dan belum terlembaga secara utuh. Partisipasi lintas aktorbelum sepenuhnya setara dalam pengambilan keputusan; forum kolaborasibelumberfungsi optimal sebagai arena deliberatif yang rutin dan preventif; aturan operasionalkolaborasi pra-bencana belum dirumuskan secara spesifik dan mengikat; sertatransparansi proses masih berorientasi administratif dan belum mendorong pengawasankolaboratif yang substantif. Selain itu, terdapat kecenderunganpath dependencyyangmemperkuat dominasi pendekatan respons darurat dibandingkan pelembagaan mitigasipreventif lintas sektor.
Tidak tersedia versi lain